PONDOK PESANTREN AL-FUTUH
Pondok Pesantren adalah merupakan Lembaga Pendidikan tertua di nusantara, yang diakui atau tidak, telah berhasil mencetak generasi bangsa yang bermoral, beradat istiadat dan insya Allah selalu membawa manfaat bagi umat yang lain secara individu.Pada sisi lain Pondok Pesantren juga telah mampu mengembangkan sebuah institusi masyarakat disekitarnya sebagai sebuah kelompok masyarakat yang bertuhan, bersosial dan beradab.
Pondok Pesantren Al-Futuh adalah salah satu pondok pesantren yang berada di kabupaten Lamongan, didirikan pada tahun 1991 oleh KH. Abdulloh Hasan bertempat di Dusun Sekargeneng Desa Bakalanpule Kec. Tikung Kab. Lamongan, Bangunan Pondok Pesantren Al-Futuh terletak di sebelah Barat Pasar dan waduk Bakalanpule dan berada di atas areal tanah seluas kurang lebih 3 hektare.
Lembaga pendidikan ini dahulunya adalah hanya sebuah surau kecil tempat pendiri Pondok Pesantren Al–Futuh , KH. Abdulloh Hasan mengajarkan ilmunya dan menggembleng keluarga dan tetangga dekat untuk mengembangkan syariat Agama Islam.
Seiring roda berjalan, Perjalanan Pondok Pesantren Al-Futuh dari tahun ke tahun selanjutnya senantiasa memperlihatkan peningkatan yang dinamis dan signifikan, namun perkembangannya terjadi secara gradual Bermula dari tahun 1997 sejak didirikannya sebuah Yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan Agama Islam Pondok Pesantren Al-Futuh dimana Akte Notarisnya dibuat oleh Siti Reynar, SH. Pada tanggal 17 September 1997 Nomor 15. Dan ketika pada tahun 2015 pindah ke Akte Notaris RAKHMAT TRISMIYANTO,S.H. NO 149/2015 pada tanggal 16 Nopember 2015, serta berbadan hukum dengan SK. Kemenkumham RI, Nomor AHU-0026931.AH.01.04.Tahun 2015. Perkembangan ini merupakan sebuah fase perintisan, dan pada tahun 1997 juga di dirikan sekolah Formal yang di beri Nama SLTP Diniyyah NU Tikung, dan pada tahun 2003 dirubah menjadi SMP Diniyyah NU Tikung.
Dalam rentang masa satu setengah Windu Pondok Pesantren Al-Futuh telah menunjukkan kiprah dan peran yang luar biasa, berawal dari hanya sebuah surau kecil berkembang menjadi Pondok yang representatif dan populer di mata masyarakat khususnya Kabupaten Lamongan dan sekitarnya. Banyak Guru-guru besar, Pengasuh Madin, Pengasuh TPQ dan pengasuh pesantren yang dididik dan dibesarkan di Pondok Pesantren Al-Futuh ini,
Dengan berpegang teguh pada kaidah “Al-Muhafadhotu Alal Qodimis Sholeh Wal Akhdu Bil Jadidil Ashlah” (memelihara budaya-budaya klasik yang baik dan mengambil budaya-budaya yang baru yang konstruktif), maka Pondok Pesantren Al-Futuh dalam perjalanannya senantiasa melakukan upaya-upaya perbaikan dan kontektualisasi dalam merekonstruksi bangunan-bangunan sosio kultural, khususnya dalam hal pendidikan dan manajemen.
Usaha-usaha ke arah pembaharuan dan modernisasi memang sebuah konsekwensi dari sebuah dunia yang modern. Sehingga sampai saat ini pendidikan yang ada pada Yayasan Pondok Pesantren Al-Futuh:
PENDIDIKAN FORMAL :
Ø PRA PAUD dan PAUD AL–ITTIHAD
Ø TK AL-AZHARIYAH
Ø SMP DINIYYAH NU TIKUNG
Ø SMK AL-FUTUH
Ø BLKK YPAI PONPES AL-FUTUH
PENDIDIKAN NON FORMAL :
Ø TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN
Ø SOROGAN KITAB KUNING
Ø MADIN ULA, WUSTO, ULYA
Ø SENI BACA AL-QUR’AN
Ø TAHFIDUL QUR’AN
Selanjutnya sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat disamping dapat mengenyam pendidikan agama pengetahuan umum lainya, Pondok Pesantren Al Futuh tidak lagi hanya berkutat pada pendidikan didalam pesantren , tetapi harus mampu mengembangkan pendidikan agama untuk masyarakat luar, serta memberi dan menerima informasi yang memadai dari dan kepada masyarakat umum sesuai dengan perkembangan zaman. Demikian sejarah singkat dari proses berdirinya Pondok Pesantren Al-Futuh.
